Jumat, 06 Desember 2013

Laela Khikmawati - Komunikasi Data (Google Chrome)

MAKALAH
KOMUNIKASI DATA
(GOOGLE CHROME)
Dosen: Hari Agung B, M.Kom






LAELA KHIKMAWATI
13.230.0134
IP52

STMIK WIDYA PRATAMA PEKALONGAN 
TAHUN PELAJARAN 2013-2014






Tentang Google Chrome

Google mengeluarkan browser terbaru yang diberi nama Google Chrome. Google Chrome adalah browser yang dibuat dengan desain praktis agar Anda dapat mengakses Web dengan lebih cepat, mudah, dan aman. Google Chrome dirilis sebagai versi beta untuk system operasi Microsoft Windows pada bulan September 2008, dan sebagai versi stabil dirilis pada bulan Desember 2008.
Para ahli yang ada di Google sering meluangkan waktu mereka untuk berdiskusi, e-mail dan saling berhubungan dengan para teman–teman. Karena mereka sering menggunakan internet, mereka mulai serius berpikir untuk membuat sebuah browser dan membangun semua unsur – unsur terbaik di sana. Kita menyadari bahwa web telah meningkat dari halaman teks sederhana ke aplikasi yang interaktif. Apa yang benar – benar kita perlukan bukan hanya suatu browser, tetapi juga suatu platform modern untuk halaman web dan aplikasi, dan sejak itulah Google mulai membangun browser itu.
Google Chrome menggunakan engine layout Webkit dan memiliki fitur yang sederhana tetapi berjalan lebih ringan daripada browser lain, sehingga menjadi salah satu nilai lebih dibandingkan dengan web browser lain. Google Chrome dirancang sebagai web browser yang aman, sederhana, dan stabil. Desainnya dibuat minimalist, tetapi dengan pertimbangan fungsional yang dapat memudahkan penggunanya. Google Chrome juga menawarkan theme yang bisa digunakan untuk mengubah tampilan standarnya.
Perangkat lunak komputer ini memiliki kelebihan pada kecepatan dan tampilannya yang bersih. Di balik tampilannya yang minimalis dan sederhana, Google Chrome memiliki segudang fitur yang setara dengan aplikasi peramban alias web browser modern lainnya. Fitur seperti multitab, bookmark, dan fitur penambahan fungsi melalui ekstensi bisa Anda temukan. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan beberapa layanan Google, seperti fitur terjemah halaman web secara otomatis (termasuk dalam Bahasa Indonesia) dan fitur pencarian Google.
Program Google Chrome banyak diaplikasikan dan digunakan oleh berbagai kalangan pengguna internet. Google Chrome merupakan software gratis. Google Chrome dapat dijalankan di sistem operasi Windows XP, Windows Vista, Windows 7, serta tersedia untuk Mac dan Linux. Untuk menginstall versi terbaru program ini, komputer Windows Anda harus memiliki spesifikasi minimal menggunakan prosesor Intel Pentium 4, memori (RAM) 128 MB, dan harddisk dengan kapasitas kosong minimal 100 MB.




Cara Kerja Google Chrome

Penjelasan gambar:
  1. Pertama-tama, client (user) akan meminta suatu halaman ke web server untuk ditampilkan di komputer client (web browser). Misalnya client mengetikkan suatu alamat (biasa disebut URL) di browser http://www.google.com.
  2. Client menekan tombol Enter atau klik tombol Go pada browser. Melalui media jaringan (bisa internet, bisa intranet) dan melalui protokol http request, akan dicarilah komputer bernama www.google.com. Jika ditemukan, maka seolah-olah terjadi permintaan, «hai google, ada client yang minta halaman utama nich, ada dimana halamannya?».
  3. Sekarang dari sisi server (web server). Mendapat permintaan halaman utama google dari client, si server akan mencari-cari di komputernya halaman sesuai permintaan. Jika ditemukan, maka halaman yang diminta akan dikirimkan ke client (si peminta),melalui http response.
  4. Dan setelah sampai di web browser maka akan ditampilkan (display) informasi yang di request oleh client tadi.

Fitur-fitur Chrome
  1. Chrome akan mengikutkan JavaScript Virtual Machine V8. Dibuat dari awal oleh sebuah tim di Denmark, Google juga merilis proyek ini dengan lisensi open source agar dapat dipakai browser lain. Salah satu tujuan V8 adalah untuk mempercepat kinerja JavaScript yang semakin penting.
  2. Google Chrome akan memiliki tab-tab khusus yang ditempatkan di bagian atas jendela browser dan bukan di bawah address bar seperti biasanya (kalau dipikir-pikir bukankah ini akan mempersulit navigasi karena untuk berpindah tab pengguna harus menggerakkan tetikus lebih jauh?) Google juga mengatakan bahwa semua kegiatan dalam tab dilakukan dalam lingkungan sandbox sehingga crash di satu tab tidak akan mempengaruhi tab lain.
  3. Address bar bernama ‘Omnibox’ memiliki fitur auto complete. Google mengatakan bahwa address bar ini menawarkan search suggestion, situs-situs yang sering Anda kunjungi, situs-situs yang belum Anda kunjungi tetapi populer dan lain-lain.
  4. Halaman pertama Chrome menampilkan fitur yang mirip seperti fitur “speed dial” Opera. Di halaman tersebut Anda akan melihat 9 situs yang paling sering Anda kunjungi dalam thumbnail. Di bagian samping Anda juga akan melihat beberapa pencarian terakhir, bookmark dan beberapa tab sebelumnya.
  5. Chrome memiliki mode privasi; Google mengatakan Anda dapat menciptakan sebuah jendela ‘incognito’ (identitas rahasia) di mana ‘tidak ada kejadian dalam jendela tersebut yang tercatat di komputer Anda” — mirip dengan fitur InPrivate IE8 atau “Private Browsing” Safari.
  6. Aplikasi web dapat diluncurkan dalam jendela terpisah yang tidak memiliki toolbar/address bar, mirip seperti Mozilla Prism.
  7. Untuk melindungi pengguna dari malware dan phishing, Chrome secara konsisten mengunduh daftar situs-situs berbahaya. Karena bekerja dalam lingkungan sandbox, malware tidak akan mempengaruhi komputer Anda, kecuali melalui plugin yang diinstal pengguna sendiri. (Apabila tertarik menggunakan mode perlindungan seperti ini, cobalah Sanboxie yang mampu mengoperasikan Firefox dalam sebuah sandbox)

Keunggulan Google Chrome

Sudah tentu Google Chrome mempunyai perbedaan dengan browser lainnya. Dan perbedaan itu adalah
  1. Ringan, pertama kali dibuka, chrome nyaris tidak terasa bebannya di resource CPU. Disini saya pakai Dual-Core 3,0Ghz; DDR2 1024Mb; VGA OnBoard. Kalau saya bilang, browser ini adalah browser yang paling ringan yang pernah saya pakai. Sudah coba buka tab sampai 20an, masih oke.
     
  2. Space Lega, ini yang paling terasa beda. Menu Bar dan Bookmark Bar lenyap (juga statusbar yang auto hide), ada ruang ekstra untuk melihat page yang sedang kita buka. Jadi lebih terasa nyamannya browsing dengan Chrome
     
  3. Intuitif, pertama kali dibuka, Chrome akan mengkonfirmasi apakah kita mau mengimport data-data dari browser lain seperti Firefox, IE, dll. Address Bar dibuat mirip dengan Firefox 3, punya Caption dan URL search, jadi cukup mengetikan URL atau Title dari sebuah page, kita akan diberi list URL yang relevan, hanya saja awal – awal proses penampilannya terasa lebih lambat dibanding Firefox 3, tapi setelah dibiarkan beberapa menit, sudah sama cepatnya dengan Firefox 3. Di Chrome, Address Bar juga berfungsi sebagai Search Box, dalam artian jika kita mengetik sebuah keyword (bukan URL), maka akan langsung berpindah ke halaman search (defaultnya adalah Google Search). Juga, setiap page yang kita buka akan masuk ke halaman Most Viewed (halaman yang muncul saat membuka tab baru). Cukup intuitif.
     
  4. Pencarian Teks (Updated), pencarian teks di Chrome cukup nyaman, saat kita mengetikan keyword, maka Chrome langsung mencari semua teks yang relevan, dan menandainya dengan warna kuning transparan. Di beberapa bagian scrollbar Chrome juga akan ditandai dengan warna kuning yang berarti teks yang relevan ada di posisi scrollbar tersebut. Find Prev / Next keyword juga mudah karena ada tombol Up / Down disebelah kolom keyword. Kita tetap bisa menggunakan shortcut F3 untuk find prev / next.
     
  5. Satu Kotak Untuk Semua,  di Google Chrome, Anda dapat membuka apapun di web dengan satu kotak. Panel alamat, yang terdapat di bagian atas jendela Chrome biasa, meringkas kerepotan ber-Internet karena berfungsi ganda sebagai kotak penelusuran. Anda juga dapat menggunakan panel alamat untuk menandai situs Web dan mengetahui keamanan situs Web.

  6. Halaman Tab Baru, bila Anda membuka tab baru, Google Chrome telah mengisinya dengan informasi bermanfaat. Dengan sekali klik, Anda dapat membuka sumber informasi Web yang paling sering digunakan. Untuk membuka halaman Tab Baru, klik ikon + di sebelah tab terakhir.

  7. Kontrol Kerusakan, setiap tab yang digunakan dijalankan secara terpisah di browser, sehingga jika salah satu aplikasi rusak, maka aplikasi lainnya tidak akan terpengaruh.

  8. Mode Penyamaran, bila ingin menjelajah dalam mode ’siluman’, misalnya untuk merencanakan kejutan seperti hadiah maupun ulang tahun, Google Chrome menawarkan mode jelajah penyamaran. Halaman Web yang dibuka dan file yang di-download sewaktu Anda menggunakan penyamaran tidak akan disimpan dalam riwayat penelusuran dan download. Semua cookie baru terhapus setelah jendela penyamaran ditutup. Anda dapat menjelajah seperti biasa dan dalam mode penyamaran pada saat yang sama menggunakan jendela terpisah.

  9. Penelusuran Aman, Google Chrome akan menampilkan peringatan jika alamat Web yang tercantum pada sertifikat tidak sesuai dengan alamat situs Web yang akan diakses oleh Chrome.

Kekurangan Google Chrome
  1. Belum bisa menyesuaikan pada bandwidth nya. 
  2. Masih versi Beta. 
  3. Masih banyak security holenya, sehingga tidak disarankan untuk digunakan bertransaksi keuangan. Meskipun Google sendiri mengklaim bahwa Chrome ini akan mencegah penyebaran virus dan serangan lain, termasuk pencurian data diri. 
  4. Makin banyak tab dibuka, maka akan membutuhkan lebih banyak memori untuk browsing. 
  5. Google sempat mencantumkan pada Terms of Service mereka, bahwa semua muatan dari pengguna yang hak ciptanya dimiliki oleh pengguna akan diserahkan haknya pada Google. Tapi indicate ini telah dicabut oleh pihak Google.
  6. Beberapa pakar confidence menemukan adanya lubang kecil/bugs pada chrome. Sehingga ketika membuka suatu halaman website akan membuat browser ini menjadi crash. Lalu Chrome juga memiliki underline Download Otomatis yang dikhawatirkan akan disalah gunakan oleh Hacker.
  7. Pada Chrome tidak terdapat extension/plugin/addons yang dapat ditambahkan. Tidak seperti Firefox yang memiliki banyak aplikasi2 tambahan yang dapat membuat dan meningkatkan kinerja browser.
  8. Pada chrome ketika kita memilih untuk menggunakan dalam bahasa Indonesia maka akan terdapat beberapa kejanggalan dalam bahasanya.


Daftar Pustaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar