Kamis, 05 Desember 2013

BELLA SONIA (JARINGAN KOMPUTER DAN TATA RUANG KOMPUTER)




TATA RUANG KOMPUTER
Tata Letak Yang Bagus
·         Tata letak laboratorium ini jauh lebih baik dari sisi pembelajaran.
·         Para siswa dapat berputar di kursi mereka dan jarak pandang cukup baik.
·          Guru dapat memantau kegiatan semua siswa selama belajar.
·          Jalan bagi guru untuk bekerja secara individual dengan siswa sangat bagus.
·          Pemasangan kable sangat mudah dan mudah pula di modifikasi.
·         Para siswa tak berhubungan dengan kabel (di belakang) dan dapat di andalkan.
·          Jika ada komputer yang memerlukan perhatihan (atau perbaikan kecil) siswa lain
tak terganggu.
·          Jika manapun ruang Anda cukup luas bagian tengah memungkinkan guru untuk
·         mengajarkan prinsip-prinsip pada awal pelajaran atau untuk mengkaji ulang
·         masalah umum yang banyak atau semua siswa menghadapinya, jauh lebih lewes.
 Desain
a.       Harus diantisipasi adanya kebutuhan untuk peningkatan daya listrik dan perluasan ruangan di kemudian hari.

b.      Harus tersedia pendinginan yang cukup dan sebanding terhadap beban yang ada.

c.       Harus dirancang kontrol akses dan sistem keamanan ke ruang komputer yang sesuai dengan jenis ruangannya.

d.      Setiap perubahan desain, software dan hardware harus terdokumentasi, dalam rangka kemudahan pelacakan terhadap perencanaan (roadmap) jika terjadi kesalahan atau gangguan sistem.

e.       Pemahaman terhadap kebutuhan sistem perusahaan / instansi adalah langkah awal desain ruang komputer yang efisien dan aman.
f.       Perhatian khusus harus diberikan pada aspek teknis dan lingkungan penunjang, yaitu: sistem pendinginan udara, kontrol kelembapan, distribusi dan aliran udara, distribusi dan proteksi daya listrik, keamanan dan deteksi kebakaran, tata ruang dan penempatan peralatan, akses perawatan, jalur pengkabelan, keamanan fisik, tanda-tanda petunjuk, dll.

 Tata Ruangan

a.       Layout/tata ruang (kesesuaian dg fungsi, penempatan peralatan, kenyamanan penggunaan, kemudahan perawatan, keindahan)

b.      Aspek pengkabelan baik untuk power maupun LAN (jalur-jalur pengkabelan, outlet, saklar, dll)

c.       Kontrol keamanan (mudah diamati, pengamanan instalasi listrik dan LAN, lokasi tertutup di dalam ruang komputer seminimal mungkin)

d.      Aksesibilitas (alur pergerakan orang mudah dan tidak membahayakan, kemudahan akses secara umum, pembatasan akses pada ruang tertentu, dll)


https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQWElggYFEkGWYDzeC_XpN5-5I3AKCBuZzgEl_a3xWyD19C2qskhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhm7grnso2o4Q2OSAl_w9AQw1A42qkigzYmIP4biYSSB33ljFv9kxuH00frGY6mOiKZa7Yem28z0qLm4bmK47DJnwCNhBRWsGQBbJGsok-ufJMBivlmKjVLcVLvQVMJYwEAhK482ieVk_O0/s1600/nnnn.png


 Pengertian Internet(JARINGAN KOMPUTER)

 memiliki arti pemahaman yang cukup luas dimana kata internet itu sendiri merupakan singkatan kata dari interconnection-networking, bila dijabarkan secara sistem global maka internet merupakan jaringan komputer diseluruh penjuru dunia yang saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) sehingga antara komputer dapat saling mengakses informasi dan bertukar data. Internet mencangkup segala sesuatu secara luas baik itu dalam bidang komputerisasi maupun telekomunikasi.

Fungsi internet

     secara sederhana yaitu sebagai media komunikasi, akses informasi, berbagi sumber daya atau data, dalam hal ini berarti dengan internet bisa menyiarkan dan mengakses secara langsung baik berita informasi dan bertukar data dengan akses internet online ke seluruh penjuru dunia tanpa ada batasan wilayah geografis dari setiap penggunanya. Internet bisa diibaratkan seperti komputer yang saling berbicara satu sama lain dan juga bisa bertukar data secara langsung setelah komputer terhubung pada jaringan internet menggunakan TCP/IP.



Kegunaan internet

Dari waktu ke waktu semakin dibutuhkan oleh berbagai element masyarakat maupun badan usaha untuk berbagai kebutuhan yang disesuaikan, baik untuk meningkatkan produktivitas ataupun sarana bertukar data dan juga akses informasi maupun sarana hiburan online yang sangat lengkap. Berbagai media cetak sudah banyak yang beralih ke media online dalam memberikan berita dan informasi. Kegunaan internet juga dirasakan dalam transportasi, seperti kemudahan dalam pembelian dan informasi harga tiket kereta api ataupun tiket pesawat terbang sudah bisa dibeli secara online, dan berlaku juga untuk berbagai hal lainnya semakin memudahkan tentunya dengan kehadiran internet dan kegunaannya akan terus berkembang semakin banyak dalam memenuhi tuntutan para penggunanya.

Beberapa waktu yang lalu ramai tentang adanya kiamat intenet yang akan terjadi pada 9 Juli 2012 akibat dari virus malware DNS Changer tetapi akhirnya hal tersebut tidak terjadi tapi bila terjadi pasti hal ini menjadi hal yang menggemparkan dunia karena isunya sendiri sudah cukup menjadi berita yang fenomenal. Semoga saja pada kalender 2013 tahun depan tidak ada masalah yang berarti untuk internet global karena pengaruh fungsi dan kegunaan internet yang sakral bagi berbagai instansi dan element masyarakat dunia internasional.
Menjelaskan secara detail definisi internet memang sangat luas dan bisa mencangkup berbagai elemen penting, namun pada jaman sekarang ini untuk mempermudah penjelasan mengenai internet akan diberikan pemahaman awal dari komputer dan jaringan komputer yang berujung dengan lebih mudah untuk memahami internet.
Diawali komputer yang merupakan sekumpulan alat elektronik yang dibuat sedemikian rupa sehingga bisa saling bekerja sama dengan baik mampu menerima data, mengolah data dan memberikan informasi dalam kontrol program. Lalu jaringan komputer merupakan sistem terhubung atas komputer dan perangkat jaringan bekerjasama dalam satu tujuan untuk bisa berkomunikasi, akses informasi dan juga berbagi sumber daya. Nah, "internet" merupakan jaringan komputer yang ruang lingkupnya global dunia atau dengan kata lain sistem jaringan komputer diseluruh penjuru dunia yang terhubung untuk tujuan seperti yang telah disebutkan yaitu komunikasi, akses informasi, berbagi sumber daya atau data.

Sejarah Internet

Pada tahun 1969 Departemen Pertahanan Amerika Serikat dalam proyek ARPA - ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) melakukan demontrasi bagaimana bisa melakukan komunikasi tanpa batasan jarak (jarak tak terhingga) melalui saluran telepon menggunakan hardware dan software komputer berbasis Sistem Operasi UNIX. Pada proyerk ARPANET tersebut setelah dirancang bentuk jaringan dengan standarisasi kehandalan dan seberapa besar informasi dapat dipindahkan untuk saling berbagi maka terbentuklah sebuah protokol baru yang dikenal TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan semula dari proyek ARPANET sebenarnya hanya terbatas pada keperluan militer saja, pada waktu itu sistem jaringan komputer yang dibuat untuk menghubungkan komputer pada daerah/wilayah vital.
ARPANET pada tahun 1969 awalnya hanya menghubungkan 4 situs saja diantaranya yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah menjadi jaringan secara terpadu. Lalu pada bulan Oktober 1972 ARPANET diperkenalkan secara umum dan tidak lama kemudian berkembang sangat pesat di seluruh wilayah sampai ARPANET kesulitan dalam mengaturnya. Maka ARPANET di pecah menjadi dua bagian yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan ARPANET yang lebih kecil dalam keperluan non-militer. Seiring waktu gabungan antara kedua jaringan tersebut dikenal masyarakat luas dengan nama DARPA Internet dan kemudian disederhanakan lagi menjadi Internet yang seperti sekarang ini kita kenal. Istilah internet pertama kali digunakan pada tahun 1982 dengan perkembangan name server yang memungkinkan para pengguna dapat terhubung kepada suatu host tertentu.

Perkembangan Internet

Telah dan terus berkembang sangat pesat membuat penggunanya semakin bertambah dan terus bertambah dengan berbagai layanan yang bisa didapatkan baik dalam mengakses informasi dari berbagai situs, komunikasi live chat, email gratis, dan berbagi data dengan secara langsung menggunakan software dan tools tertentu atau menggunakan File Transfer Protocol (FTP). Dalam penggunaan internet harus secara bijak menggunakannya dan juga menjaga keamanan komputer yang terhubung dengan menggunakan antivirus terbaik agar terlindungi dari setiap aktivitas berbagai sumber daya ataupun berselancar didunia maya.




Cara Kerja Internet

Untuk memahami cara kerja Internet, maka anda secara garis besar bisa membagi jaringan ini menjadi 2 komponen: Komponen yang pertama adalah perangkat keras. Perangkat yang masuk dalam kategori ini termasuk kabel yang menjadi media untuk mengantarkan begitu banyak informasi setiap detiknya hingga sampai ke komputer yang digunakan oleh manusia. Perangkat keras lainnya yang membentuk Internet diantaranya adalah perute (routers), server, satelit dll. Semua perangkat ini membentuk jaringan yang selanjutnya dihubungkan dengan jaringan lain, sehingga terbentuk apa yang disebut dengan Internet.
Beberapa perangkat ada yang bekerja sebagai tulang punggung yang sangat vital agar Internet dapat terus berjalan dengan baik. Sementara perangkat yang lain berada pada sisi pengguna yang menjadi pintu masuk mereka menuju ke Internet dan mendukung Cara Kerja Internet . Perangkat ini tidak harus berupa komputer. Pengguna dapat mengakses Internet melalui perangkat komputasi lainnya, mungkin yang paling populer adalah smartphone. Perangkat semacam ini disebut dengan istilah klien yang digunakan untuk mengakses layanan di Internet yang datanya disimpan di server.
Semua perangkat keras yang sudah disebutkan hanyalah 1 komponen umum. Komponen kedua adalah protokol. Begitu beragamnya jenis perangkat keras yang ada di Internet dan Cara Kerja Internet, membuat mereka harus mengikuti sekumpulan aturan agar dapat terhubung. Sulit untuk berkomunikasi dengan orang Belanda, apabila anda berbicara dengannya menggunakan bahasa Jawa. Oleh karena itu anda dan si Belanda terlebih dahulu harus sepakat dengan bahasa yang digunakan agar bisa berkomunikasi satu sama lain. Biasanya yang dipilih adalah bahasa Inggris. Begitu juga dengan perangkat keras, mereka harus sepakat terlebih dahulu mengenai bagaimana mereka berkomunikasi. Protokol ibarat bahasa bagi perangkat keras untuk berkomunikasi dalam Internet.
Meskipun detilnya disembunyikan, namun sebenarnya Cara Kerja Internet  ketika terhubung ke Internet, misalnya ketika mengakses suatu situs, anda sebenarnya sedang melihat bagaimana protokol digunakan. Bila diperhatikan, ketika anda mengetik google.com di peramban web (web browser) untuk mencari informasi tertentu, maka peramban tersebut secara otomatis menambahkan http:// didepan alamat situs yang diketikkan. HyperText Transfer Protocol (HTTP) hanyalah salah satu protokol yang membuat Internet dapat bekerja. 2 protokol terpenting adalah adalah Transmission Control Protocol dan Internet Protocol yang lebih sering disingkat sebagai TCP/IP.
Fungsi paling dasar yang disediakan oleh protokol adalah untuk mengatur bagaimana data disampaikan dan Cara Kerja Internet. Tanpa pengaturan ini, anda tidak bisa mempunyai koneksi langsung dengan komputer lain yang ada di Internet, baik itu untuk mencari sesuatu melalui mesin pencari semacam Google atau mengobrol dengan teman melalui aplikasi instant messaging seperti WhatsApp yang sudah terinstal di ponsel.
Ada banyak manusia di dunia dan untuk membedakannya satu sama lain, kita menggunakan nama. Begitu juga dengan beragam perangkat yang terhubung ke Internet. Harus ada suatu cara yang digunakan untuk membedakan mereka. Anda mungkin pernah mendengar istilah alamat IP. Itu adalah nomor yang diberikan kepada suatu perangkat yang digunakan sebagai pengenal ketika terhubung ke Internet. Jenis alamat IP yang paling sering digunakan saat ini adalah IPv4 yang pada dasarnya 12 digit nomor yang dipisahkan dengan tanda titik. Sayangnya manusia lebih sulit untuk menghafal nomor, ketimbang untuk menghafal nama. Oleh karena itu seringkali nomor tersebut dihubungkan dengan nama. Fungsi ini dilakukan oleh Domain Name Server (DNS). DNS bekerja kurang-lebih seperti phonebook di ponsel. Setiap ponsel mempunyai nomor, tapi manusia bisa kesulitan menghafal nomor kalau temannya ada banyak. Oleh karena itu nomor teman mereka dihubungkan dengan namanya masing-masing dan disimpan dalam phonebook. Apabila ingin menelpon seorang teman, maka cukup cari namanya di phonebook dan ponsel secara otomatis akan menghubungi nomornya. Begitu juga dengan DNS. Ketika anda mengetikkan google.com, maka “nama” tersebut diubah menjadi alamat IP yang digunakan oleh server Google.

MAKALAH PTI AGUS MARYMAR



MAKALAH
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
JARINGAN KOMPUTER
Dosen: Hari Agung B, M.Kom



                                NAMA  : AGUS MARYMAR
                                NIM       : 13.230.0119
                                KELAS  : IP52

STMIK WIDYA PRATAMA PEKALONGAN
TAHUN PELAJARAN 2013-2014




KATA PENGANTAR

   Segala puji bagi Allah SWT, karena dengan rahmat, hidaya dan inayah-Nya sehingga makalah ini dapat selesai dengan tepat waktu sebagai salah satu tugas Pengantar Teknologi Informasi di semester satu ini. Makalah yang berjudul: Jaringan Komputer.
   Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurnah, mengingat keterbatasan kemampuan, pengetahuan dan waktu yang kami miliki. Untuk itu segala pendapat, kritik dan saran yang bersifat konstruktif diharap dapat membantu sempurnanya makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat dan menambah wawasan bagi pembaca yang budiman.
    Akhirnya semoga Allah SWT mencatat semua amal yang besar maupun yang kecil dengan ridho dan pahala yang dapat dipetik melainkan buah amal yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT, semoga Allah SWT menerima do’a dan harapan ini. Amin


 Pekalongan,    Desember  2013




Pengertian WLAN
Wireless Local Area Network (disingkat Wireless LAN atau WLAN) adalah jaringan
komputer yang menggunakan frekuensi radio dan infrared sebagai media transmisi
data. Wireless LAN sering di sebut sebagai jaringan nirkabel atau jaringan wireless.

 Proses komunikasi tanpa kabel ini dimulai dengan bermunculannya peralatan
berbasis gelombang radio, seperti walkie talkie, remote control, cordless phone,
ponsel, dan peralatan radio lainnya. Lalu adanya kebutuhan untuk menjadikan
komputer sebagai barang yang mudah dibawa (mobile) dan mudah digabungkan
dengan jaringan yang sudah ada. Hal-hal seperti ini akhirnya mendorong
pengembangan teknologi wireless untuk jaringan komputer. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyaggz-mHntY5LEFC94Cyk2OKee28ug7OZfsjfcaEaciPuDFKVc1couHd5gFu1rM-F5eNY8Sp96b-4-ye_Evk7g8SENRWUqdrAN7NT6iqajYwIq9ZdOEJCc8O2sKQRWViaNt7Q5zOZH88/s320/2.1.JPG
Gambar 2.1 Gambar Salah satu contoh topologi jaringan WLAN

Media Access
Wireless LAN menggunakan algoritma CSMA/CA (singkatan dari Carrier Sense Multiple Access atau Collision Avoidance, merupakan protokol contention pada jaringan yang bisa melakukan analisa kondisi jaringan untuk menghindari collisions(tubrukan).), sebelum sebuah unit memulai transmisi. Jika media kosong dalam beberapa milidetik maka unit dapat melakukan transmisi untuk waktu yang terbatas. Jika media sibuk atau padat, unit akan menunggu dengan random time sebelum mencoba lagi. Keuntungan dari CSMA adalah kesederhanaan. Hardware dan Software yang di implementasikan lebih sederhana, cepat dan tidak mahal dari pada hardware dan software yang diimplementasikan yang lebih kompleks.

Standar WLAN
Ø  Lapisan Fisik dan Topologi
WLAN menggunakan standar protokol Open System Interconnection (OSI). OSI memiliki tujuh
lapisan di mana lapisan pertama adalah lapisan fisik. Lapisan pertama ini mengatur segala hal yang berhubungan dengan media transmisi termasuk di dalamnya spesifikasi besarnya frekuensi, redaman, besarnya tegangan dan daya, interface, media penghubung antar-terminal dll. Media transmisi data yang digunakan oleh WLAN adalah IR(Infrared) atau RF(Radio Frequency ).
1)     Infrared (IR)
Infrared banyak digunakan pada komunikasi jarak dekat, contoh paling umum pemakaian IR adalah remote control (untuk televisi). Gelombang IR mudah dibuat, harganya murah, lebih bersifat directional, tidak dapat menembus tembok atau benda gelap, memiliki fluktuasi daya tinggi dan dapat diinterferensi oleh cahaya matahari. Pengirim dan penerima IR menggunakan Light Emitting Diode (LED) dan Photo Sensitive Diode (PSD). WLAN menggunakan IR sebagai media transmisi karena IR dapat menawarkan data rate tinggi (100-an Mbps), konsumsi dayanya kecil dan harganya murah. WLAN dengan IR memiliki tiga macam teknik, yaitu Directed Beam IR (DBIR), Diffused IR (DFIR) dan Quasi Diffused IR (QDIR).
a. DFIR
Teknik ini memanfaatkan komunikasi melalui pantulan. Keunggulannya adalah tidak memerlukan Line Of Sight (LOS) antara pengirim dan penerima dan menciptakan portabelitas terminal. Kelemahannya adalah membutuhkan daya yang tinggi, data rate dibatasi oleh multipath, berbahaya untuk mata telanjang dan resiko interferensi pada keadaan simultan adalah tinggi.


b. DBIR
Teknik ini menggunakan prinsip LOS, sehingga arah radiasinya harus diatur. Keunggulannya adalah konsumsi daya rendah, data rate tinggi dan tidak ada multipath. Kelemahannya adalah terminalnya harus fixed dan komunikasinya harus LOS.
c. QDIR
Setiap terminal berkomunikasi dengan pemantul, sehingga pola radiasi harus terarah. QDIR terletak antara DFIR dan DBIR (konsumsi daya lebih kecil dari DFIR dan jangkaunnya lebih jauh dari DBIR).

2)     Radio Frequency (RF).
Penggunaan RF tidak asing lagi bagi kita, contoh penggunaannya adalah pada stasiun radio, stasiun TV, telepon cordless dll. RF selalu dihadapi oleh masalah spektrum yang terbatas, sehingga harus dipertimbangkan cara memanfaatkan spektrum secara efisien. WLAN menggunakan RF sebagai media transmisi karena jangkauannya jauh, dapat menembus tembok, mendukung teknik handoff, mendukung mobilitas yang tinggi, meng-cover daerah jauh lebih baik dari IR dan dapat digunakan di luar ruangan. WLAN, di sini, menggunakan pita ISM dan memanfaatkan teknik spread spectrum (DS atau FH)
·         DS adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi secara langsung dengan kode-kode tertentu (deretan kode Pseudonoise/PN dengan satuan chip).
·         FH adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi dengan frekuensi yang loncat-loncat (tidak konstan). Frekuensi yang berubah-ubah ini dipilih oleh kode-kode tertentu (PN).




Tabel Pita ISM
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLqlrF5m0uyHC7_r1a2Ty1UjX1ivc_x1CcRvdM_aomrw2Fx_tR4T0Rw9zjsQxvWiCQx7LVdHXhHCtZGzmRjN7HJSD412QSJ3Q76IcF5pDeOq9oVgwToezl5ZmpKrm5zkxNWfjOw06lwfY/s320/tabel+2.1.JPG

WLAN dengan RF memiki beberapa topologi sebagai berikut :
a. Tersentralisasi
Nama lainnya adalah star network atau hub based. Topologi ini terdiri dari server (c) dan beberapa terminal pengguna, di mana komunikasi antara terminal harus melalui server terlebih dahulu. Keunggulannya adalah daerah cakupan luas, transmisi relatif efisien dan desain terminal pengguna cukup sederhana karena kerumitan ada pada server. Kelemahannya adalah delay-nya besar dan jika server rusak maka jaringan tidak dapat bekerja.
b. Terdistribusi
Dapat disebut peer to peer, di mana semua terminal dapat berkomunikasi satu sama lain tanpa memerlukan pengontrol (servers). Di sini, server diperlukan untuk mengoneksi WLAN ke LAN lain. Topologi ini dapat mendukung operasi mobile dan merupakan solusi ideal untuk jaringan adhoc. Keunggulannya jika salah satu terminal rusak maka jaringan tetap berfungsi, delay-nya kecil dan kompleksitas perencanaan cukup minim. Kelemahannya adalah tidak memiliki unit pengontrol jaringan (kontrol daya, akses dan timing).
c. Jaringan selular
Jaringan ini cocok untuk melayani daerah dengan cakupan luas dan operasi mobile. Jaringan ini memanfaatkan konsep microcell, teknik frequency reuse dan teknik handover. Keunggulannya adalah dapat menggabungkan keunggulan dan menghapus kelemahan dari ke dua topologi di atas. Kelemahannya adalah memiliki kompleksitas perencanaan yang tinggi.

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada WLAN adalah :
1.   Data rate tinggi (>1 Mbps), daya rendah dan harga murah.
2.   Metode akses yaitu metode membagi kanal kepada banyak pemakai dengan aturan-aturan tertentu.
3.   Media transmisi yang merupakan faktor penting pada keterbatasan data rate dan memiliki teknik tersendiri, di mana bila teknik yang berhubungan dengan media transmisi (seperti teknik propagasi dalam ruangan, teknik modulasi dll) dapat diperhitungkan dengan baik maka akan dihasilkan sistem WLAN yang tangguh.
4.   Topologi yaitu cara dan pola yang digunakan dalam menghubungkan semua terminal.