Selasa, 15 April 2014

TOHIR (13.230.0094) RANGKUMAN MATERI MODUL 1-3

Nama: TOHIR
N.i.m: 13.230.0094
KELAS: 2P52


Modul 1 Sampai 3


 PENGERTIAN SISTEM INFORMASI
Istilah Sistem Informasi
1.                        Manajemen Informasi Sistem
2.                        Informasi Proses Sistem
3.                        Informasi Desain Sistem
4.                        Informasi System
 DIFINISI SISTEM INFORMASI
Sebuah Sistem Terintegrasi, Sistem Manusia-Mesin, untuk menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dalam suatu organisasi. Sistem ini memanfaatkan perangkat keras & lunak komputer, prosedur manual, model manajemen & pengambilan keputusan dan basis data.
Dari difinisi di atas terdapat beberapa kata kunci :
1.    Berbasis Komputer & Sistem Manusia / Mesin
   Berbasis komputer :
            Perancang harus memahami pengetahuan komputer dan pemrosesan informasi.
   Sistem manusia – mesin :
            Ada interaksi antara manusia sebagai pengelola dan mesin sebagai alat untuk memproses informasi. Ada proses manual yang harus dilakukan manusia & ada proses yang terotomasi oleh mesin. Oleh karena itu diperlukan suatu prosedur/manual sistem
2. SISTEM BASIS DATA TERINTEGRASI
            Adanya penggunaan basis data secara bersama-sama (sharing) dalam sebuah data base manajemen system
3. MENDUKUNG OPERASI
            Informasi yang diolah dan dihasilkan digunakan untuk mendukung operasi organisasi.
4.PEMANFAATAN MODEL MANAJEMEN & PENGAMBILAN KEPUTUSAN
            Untuk dapat mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat digunakan model-model manajemen dan pengambilan keputusan.
KOMPONEN FISIK SISTEM INFORMASI
1. Perangkat Keras Komputer : CPU, Storage, Perangkat Input/Output, Terminal Untuk Interaksi, Media Komunikasi Data
2.   Perangkat Lunak Komputer : Perangkat Lunak Sistem (Sistem Operasi & Utilitinya, Perangkat Lunak Umum Aplikasi (Bahasa Pemrograman), Perangkat Lunak Aplikasi (Aplikasi Akuntansi, Dan Lai-Lainnya).
3.  Basis Data : Penyimpanan Data Pada Media Penyimpanan Komputer.
4.  Prosedur : Langkah-Langkah Penggunaan Sistem.
5.Personil Untuk Pengelolaan Operasi (SDM), yang meliputi :
6.Staff Specialist : Digunakan Untuk Analisis Untuk Perencanaan & Pelaporan.
KONSEP-KONSEP SISTEM INFORMASI
Untuk memahami sistem informasi diperlukan pemahaman tentang konsep-konsep : Informasi, Manusia sebagai pemroses informasi, konsep sistem, organisasi, dan manajemen, konsep pengambilan keputusan, konsep nilai suatu informasi.
Informasi = input – proses - output

 KONSEP INFORMASI
Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima & dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat atau prospek keputusan. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi.
Data merupakan raw material untuk suatu informasi. Perbedaan informasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang memerlukan.
Representasi Informasi : Pelambangan Informasi, Misalnya : Representasi Biner.
•       Kualitas informasi : biasa terhadap error, karena: kesalahan cara pengukuran dan pengumpulan, kegagalan mengikuti prosedur pemrosesan, kehilangan atau data tidak terproses, kesalahan koreksi data, kesalahan file histori/master, kesalahan prosedur pemrosesan ketidakberfungsian sistem.
•       Umur informasi : kapan atau sampai kapan sebuah informasi memiliki nilai/arti bagi penggunanya. Ada condition informasion  (titik waktu tertentu) dan operating information (perubahan pada suatu range waktu).
    HUBUNGAN PENGELOLA DENGAN SISTEM INFORMASI
·     Pada bagian 1 sudah disebutkan bahwa salah satu komponen dari sistem informasi adalah personel sebagai pengelola informasi. Oleh karena itu hubungan antara sistem informasi dengan pengelolanya sangat erat. Sistem informasi yang dibutuhkan sangat tergantung dari kebutuhan pengelolanya.
Pengelola sistem informasi terorganisasi dalam suatu struktur manajemen. Oleh karena itu bentuk / jenis sistem informasi yang diperlukan sesuai dengan level manajemennya. 
·     Manajemen Level Atas: untuk perencanaan strategis, kebijakan dan pengambilan keputusan.
·     Manejemen Level Menengah: untuk perencanaan taktis dan pengambilan keputusan.
·     Manejemen Level Bawah: untuk perencanan dan pengawasan operasi dan pengambilan keputusan.
·     Operator: untuk pemrosesan transaksi dan merespon permintaan.
·     Untuk pengembangan sebuah sistem informasi diperlukan struktur manajemen organisasi personil.
·     Strutktur dasarnya:
·     Direktur Sistem Informasi
·      Manajer Pengembangan Sistem
·     Programmer
·      Manejer Komputer dan Operasi.
·     Variasi struktur manajemen sangat tergantung pada Managerial Efficiency vs User Service.

KONSEP SISTEM INFORMASI
Sistem Informasi merupakan suatu sistem didalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-2x, dan pengendalian yang ditujukan untuk mndapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan lainnya terhadap kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.
Sistem informasi merupakan suatu sistem penghasil informasi yang tidak baru lagi, sistem informasi yang telah dikembangkan dan digunakan dalam berbagai organisasi. Yang relatif baru adalah penggunaan komputer untuk mendukung sistem informasi.
KONSEP SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Difinisi Sistem Informasi Berbasis Komputer
Merupakan sistem informasi yang menggunakan komputer untuk menyimpan dan mengolah data organisasi untuk keperluan personil organisasi. Komputer yang digunakan adalah komputer yang beragam, dari komputer yang sangan sederhana hingga komputer yang kompleks.
VERIFIKASI
            Komputer dapat menegecek kebenaran maupun kelayakan angka-angka menjadi input dalam suatu proses.
1.         SORTIR
            Komputer dapat melakukan sortir data ke dalam beberapa klasifikasi yang berbeda dengan cepat.
1.         TRANSMISI
            Komputer dapat memindahkan data dari suatu tempat ke tempat lain lebih cepat.
1.         PERHITUNGAN
            Dengan komputer perhitungan dapat dilakukan dengan cepat.
Sistem informasi berbasis komputer membutuhkan beberapa komponen yaitu :
v  MASUKAN :
            Masukan mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan dan dapat berupa dokumen dasar.
1.       MODEL
            Model terdiri dari beberapa kombinasi prosedur, logika, dan alur matematis yang akan memaniplasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara tertentu untuk menghasilkankeluaran yang diinginkan.
2.       KELUARAN
            Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokmentasi yang berguna untuk semua tingkatan menajemen serta semua pemakai sistem.
3.       TEKNOLOGI           
            Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.
4.       BASIS DATA (DATABASE)‏
            Basis data merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan dengan yang lainnya, tersimpan didalam perangkat keras komputer dan diperlukan perangkat lunak untuk memanipulasinya.
            Data/file perlu disimpan didalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut.
5.       KENDALI
            Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, misalnya : kecurangan, kegagalan pada sistem itu sendiri, kesalahan, sabotase, dan sebagainya.
ELEMEN OPERASIONAL SISTEM INFORMASI
 1.    KOMPONEN FISIK :
·         Perangkat Keras
·         Perangkat Lunak
·         Database
·         Prosedur Operasional
·         Personil          
2.     FUNGSI PENGOLAHAN :
·         Pengolahan Transaksi
·         Pemeliharaan File Induk
·         Menghasilkan Laporan
·         Melayani Inquiry
·         Menangani Aplikasi Penunjang
Menurut Level Organisasi 
·      Sistem informasi departemen
    Sistem informasi yang hanya digunakan dalam sebuah departemen 
·      Sistem informasi perusahaan 
    Sistem terpadu yang dapat dipakai oleh sejumlah departemen secara bersama-sama 
·      Sistem informasi antarorganisas
    Sistem informasi yang menghubungkan dua organisasi atau lebih 
     Contoh: SI pada Wal-Mart dan B2B 
Sistem Informasi Dalam Perusahaan
w  Sistem informasi pribadi
w  Sistem informasi kelompok kerja (workgroup information system), dan
w  Sistem informasi perusahaan (enterprise information system)
jenis
Jumlah pemakai
perspektif
Pribadi
1
individual
Kelompok kerja
Banyak,umumnya kurang dari 25 org
Departemen – Pemakai berbagi perspektif yang sama
perusahaan
Banyak,seringkali ratusan
Perusahaan – Pemakai memiliki banyak perspektif

Sistem Informasi Fungsional
w  Sistem informasi akuntansi (Accounting information system)
w  Sistem informasi keuangan (Finance information system)
w  Sistem informasi manufaktur (Manufacturing/production information system)
w  Sistem informasi pemasaran (Marketing information system atau MKIS)
w  Sistem informasi SDM (Human resources information system atau HRIS)
SIA Sebagai Bagian SIM
Sistem Informasi Akuntansi
n  Kumpulan sumber daya yang dirancang untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi (Bodnar dan Hopwood, 1993)
n  Subsistem khusus dari sistem informasi manajemen yang tujuannnya adalah menghimpun, memproses, dan melaporkan informasi yang berkaitan dengan transaksi keuangan (Gelinas, dkk., 1997)

Sistem Informasi Keuangan
n  Sistem informasi yang menyediakan informasi pada fungsi keuangan (departemen/bagian Keuangan) yang menyangkut keuangan perusahaan. Misalnya berupa ringkasan arus kas (cash flow) dan informasi pembayaran

Sistem Informasi Manufaktur
n  Sistem yang digunakan untuk mendukung fungsi produksi, yang mencakup seluruh kegiatan yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian proses untuk memproduksi barang atau jasa
n  ROP (reorder point), yakni suatu sistem yang mendasarkan keputusan pembelian berdasarkan titik pemesanan kembali (reorder point). Merupakan sistem ifnormasi manufaktur yang paling sederhana
n  MRP (meterial requirements planning), yakni suatu sistem yang dapat dipakai untuk merencanakan kebutuhan berbagai bahan baku yang diperlukan dalam proses produksi
n  MRP II (material resource planning), yakni suatu sistem yang memadukan MRP dengan penjadwalan produksi dan operasi pada bengkel kerja (shop floor operation). Sistem ini tidak mengontrol mesin dalam bengkel kerja, melainkan sistem informasi ini hanya mencoba memperkecil sediaan dan memperkerjakan mesin secara efektif.


n  JIT (Just-in-time), yakni suatu pendekatan yang menjaga arus bahan baku melalui pabrik agar selalu dalam keadaan minimum dengan mengatur bahan baku tiba di bengkel kerja pada saat diperlukan atau “tepat pada waktunya” (just in time).

n  CIM (computer integrated manufacturing) merupakan suatu sistem yang menggabungkan berbagai teknik untuk menciptakan proses manufaktur yang luwes, cepat, dan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi secara efisien. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar