Selasa, 15 April 2014

Beby Kusuma Ningsih (13.230.0099) Rangkuman Materi Modul 1-3

Nama: Beby Kusuma Ningsih
Kelas: 2P52
N.I.M: 13.230.0099
Ringkasan Modul 1-3

q  PENGERTIAN SISTEM INFORMASI
q  Istilah Sistem Informasi
  1. Manajemen Informasi Sistem
  2. Informasi Proses Sistem
  3. Informasi Desain Sistem
  4. Informasi System
  5. Semuanya mengacu pada sebuah Sistem Informasi Berbasis Komputer Yang Dirancang Untuk Mendukung Operasi, Manajemen & Fungsi Pengambilan Keputusan Suatu Organisasi.

          DIFINISI SISTEM INFORMASI
           
            Sebuah Sistem Terintegrasi, Sistem Manusia-Mesin, untuk menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dalam suatu organisasi. Sistem ini memanfaatkan perangkat keras & lunak komputer, prosedur manual, model manajemen & pengambilan keputusan dan basis data.

KOMPONEN FISIK SISTEM INFORMASI
  1. Perangkat Keras Komputer : CPU, Storage, Perangkat Input/Output, Terminal Untuk Interaksi, Media Komunikasi Data
  2. Perangkat Lunak Komputer : Perangkat Lunak Sistem (Sistem Operasi & Utilitinya, Perangkat Lunak Umum Aplikasi (Bahasa Pemrograman), Perangkat Lunak Aplikasi (Aplikasi Akuntansi, Dan Lai-Lainnya).

3. Basis Data : Penyimpanan Data Pada Media Penyimpanan Komputer.
4. Prosedur : Langkah-Langkah Penggunaan Sistem.
5. Personil Untuk Pengelolaan Operasi (SDM), yang meliputi :




  1. Clerical Personnel (Untuk Menangani Transaksi & Pemrosesan Data & Melakukan Inquiry = Operato);
  2. Fisrt Level Manager : Untuk Mengelola Pemrosesan Data Didukung Dengan Perencanaan, Penjadwalan, Identifikasi Situasi Out-Of-Control & Pengambilan Keputusan Level Menengah Ke Bawah.
  3. Staff Specialist : Digunakan Untuk Analisis Untuk Perencanaan & Pelaporan.
d.      Management : Untuk Pembuatan Laporan Berkala, Permintaan Khusus, Analisis Khusus
Pendukung Identifikasi Masalah & Peluang, Pendukung Analisis Pengambilan Keputusan Level Atas.


KONSEP-KONSEP SISTEM INFORMASI
            Untuk memahami sistem informasi diperlukan pemahaman tentang konsep-konsep : Informasi, Manusia sebagai pemroses informasi, konsep sistem, organisasi, dan manajemen, konsep pengambilan keputusan, konsep nilai suatu informasi.


KONSEP INFORMASI
            Informasi : Data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima & dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat atau prospek keputusan. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi.

Kualitas informasi: bias terhadap error, karena: kesalahan cara pengukuran dan pengumpulan, kegagalan mengikuti prosedur prmrosesan, kehilangan atau data tidak terproses, kesalahan perekaman atau koreksi data, kesalahan file histori/master, kesalahan prosedur pemrosesan ketidak berfungsian system
Umur informasi: kapan atau sampai kapan sebuah informasi memiliki nilai/arti bagi penggunanya. Ada condition informasion  (mengacu pada titik waktu tertentu) dan operating information (menyatakan suatu perubahan pada suatu range waktu).
          HUBUNGAN PENGELOLA DENGAN SISTEM INFORMASI
          Pada bagian 1 sudah disebutkan bahwa salah satu komponen dari sistem informasi adalah personel sebagai pengelola informasi. Oleh karena itu hubungan antara sistem informasi dengan pengelolanya sangat erat. Sistem informasi yang dibutuhkan sangat tergantung dari kebutuhan pengelolanya.
           

Pengelola sistem informasi terorganisasi dalam suatu struktur manajemen. Oleh karena itu bentuk / jenis sistem informasi yang diperlukan sesuai dengan level manajemennya. 
          Manajemen Level Atas: untuk perencanaan strategis, kebijakan dan pengambilan keputusan.

          Manejemen Level Menengah: untuk perencanaan taktis dan pengambilan keputusan.
          Manejemen Level Bawah: untuk perencanan dan pengawasan operasi dan pengambilan keputusan.
          Operator: untuk pemrosesan transaksi dan merespon permintaan.

          Untuk pengembangan sebuah sistem informasi diperlukan struktur manajemen organisasi personil.
          Strutktur dasarnya:
          Direktur Sistem Informasi
           Manajer Pengembangan Sistem
             Programmer
           Manejer Komputer dan Operasi.
          Variasi struktur manajemen sangat tergantung pada Managerial Efficiency vs User Service.










Ringkasa Modul 1_2

Difinisi Sistem Informasi:
*       Sistem Informasi merupakan suatu sistem didalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-2x, dan pengendalian yang ditujukan untuk mndapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan lainnya terhadap kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.
*       Sistem informasi merupakan suatu sistem penghasil informasi yang tidak baru lagi, sistem informasi yang telah dikembangkan dan digunakan dalam berbagai organisasi. Yang relatif baru adalah penggunaan komputer untuk mendukung sistem informasi.

*       Difinisi Sistem Informasi Berbasis       Komputer
            Merupakan sistem informasi yang menggunakan komputer untuk menyimpan dan mengolah data organisasi untuk keperluan personil organisasi.

Komputer yang digunakan adalah komputer yang beragam, dari komputer yang sangan sederhana hingga komputer yang kompleks.
v  Mengapa Komputer Diperlukan Dalam Mendukung Sistem Informasi
v  Komputer dapat menegecek kebenaran maupun kelayakan angka-angka menjadi input dalam suatu proses.
  1. SORTIR
            Komputer dapat melakukan sortir data ke dalam beberapa klasifikasi yang berbeda dengan cepat.
  1. TRANSMISI
            Komputer dapat memindahkan data dari suatu tempat ke tempat lain lebih cepat.
  1. PERHITUNGAN
            Dengan komputer perhitungan dapat dilakukan dengan cepat.



KOMPONEN CBIS yaitu:
a.       Masukan
b.      Model
c.       Keluaran
d.      Teknologi
e.       Basis Data (Databases)
f.       Kendali

ELEMEN OPERASIONAL SISTEM INFORMASI
*       KOMPONEN FISIK :
*       Perangkat Keras
*       Perangkat Lunak
*       Database
*       Prosedur Operasional
*       Personil           

FUNGSI PENGOLAHAN :
*      Pengolahan Transaksi
*      Pemeliharaan File Induk
*      Menghasilkan Laporan
*      Melayani Inquiry
*      Menangani Aplikasi Penunjang






















Ringkasan Modul 2-3
Klasifikasi SI

n  Level organisasi
n  Area fungsional
n  Dukungan yang diberikan
n  Arsitektur sistem informasi
n  dll

Menurut Level Organisasi  
n  Sistem informasi departemen
            Sistem informasi yang hanya digunakan dalam sebuah departemen
n  Sistem informasi perusahaan
Sistem terpadu yang dapat dipakai oleh sejumlah departemen
secara bersama-sama
n  Sistem informasi antarorganisasi
Sistem informasi yang menghubungkan dua organisasi atau lebih
Contoh: SI pada Wal-Mart dan B2B

Sistem Informasi Dalam Perusahaan
n  Sistem informasi pribadi
n  Sistem informasi kelompok kerja (workgroup information system), dan
n  Sistem informasi perusahaan (enterprise information system)

Sistem Informasi Fungsional   
n  Sistem informasi akuntansi (Accounting information system)
n  Sistem informasi keuangan (Finance information system)
n  Sistem informasi manufaktur (Manufacturing/production information system)
n  Sistem informasi pemasaran (Marketing information system atau MKIS)
n  Sistem informasi SDM (Human resources information system atau HRIS)

Perspektif tentang SI    
n  Sistem Informasi selain SIA adalah tergolong SIM (Hall, 2001)
n  SIA adalah bagian dari SIM (Romney dkk., 1997)
n  Sistem informasi justru merupakan subsistem bagi sistem informasi fungsional yang lain (McLeod, 1998)









Berbagai Nama SI Manufaktur
n  ROP (reorder point), yakni suatu sistem yang mendasarkan keputusan pembelian berdasarkan titik pemesanan kembali (reorder point). Merupakan sistem ifnormasi manufaktur yang paling sederhana
n  MRP (meterial requirements planning), yakni suatu sistem yang dapat dipakai untuk merencanakan kebutuhan berbagai bahan baku yang diperlukan dalam proses produksi
n  MRP II (material resource planning), yakni suatu sistem yang memadukan MRP dengan penjadwalan produksi dan operasi pada bengkel kerja (shop floor operation). Sistem ini tidak mengontrol mesin dalam bengkel kerja, melainkan sistem informasi ini hanya mencoba memperkecil sediaan dan memperkerjakan mesin secara efektif.

n  JIT (Just-in-time), yakni suatu pendekatan yang menjaga arus bahan baku melalui pabrik agar selalu dalam keadaan minimum dengan mengatur bahan baku tiba di bengkel kerja pada saat diperlukan atau “tepat pada waktunya” (just in time).
n  CIM (computer integrated manufacturing) merupakan suatu sistem yang menggabungkan berbagai teknik untuk menciptakan proses manufaktur yang luwes, cepat, dan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi secara efisien.

Implementasi CIM
n  Menyederhanakan proses produksi, perancangan produk, organisasi pabrik sebagai dasar yang penting untuk pengotomasian dan pengintegrasian
n  Mengotomasikan proses-proses produksi dan fungsi-fungsi bisnis yang mendukungnya dengan komputer, mesin, dan robot.
n  Mengintegrasikan seluruh proses produksi dan pendukungnya dengan memakai komputer, jaringan komunikasi, dan teknologi informasi yang lain

Sistem Informasi Pemasaran
n  Sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi pemasaran.
n  Mendukung keputusan yang berkaitan dengan bauran pemasaran (marketing mix), yang mencakup:
¨  produk (barang dan jasa) yang perlu ditawarkan
¨  tempat yang menjadi sasaran pemasaran
¨  promosi yang perlu dilakukan
¨  harga produk

Sistem Informasi SDM
n  Sistem informasi sumber daya manusia biasa disebut HRIS
n  Istilah lain yang sering dipakai yaitu HRMIS (Human Resource Management Information System) dan HRMS (Human Resource Management System)
n  Sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi personalia. Misalnya berisi informasi gaji, ringkasan pajak, dan tunjangan-tunjangan, hingga kinerja pegawai




Sistem Informasi Berdasarkan Dukungan Kepada Pemakai

n  Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing System atau TPS)
n  Sistem Informasi Manajemen (Management Infromation System atau MIS)
n  Sistem Otomasi Perkantoran (Office Automation System / OAS)
n  Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System atau DSS)
n  Sistem Informasi Eksekutif (Executive Infromation System atau EIS)
n  Sistem Pendukung Kelompok (Group Support System atau GSS)
n  Sistem Pendukung Cerdas (Intelligent Support System atau ISS).

Mengingat EIS, DSS, dan MIS digunakan untuk mendukung manajemen, maka ketiga sistem ini sering disebut sebagai sistem pendukung manajemen (management support system atau MSS

Sistem Pemrosesan Transaksi
n  Sistem informasi yang pertama kali diimplementasikan
n  Fokus utama pada data transaksi
n  Sesuai dengan namanya,  sistem informasi ini digunakan untuk menghimpun, menyimpan, dan memproses data transaksi serta kadangkala mengendalikan keputusan yang merupakan bagian dari transaksi.
n  Contoh yang mengendalikan keputusan adalah sistem pemrosesan transaksi yang sekaligus dapat memvalidasi keabsahan kartu kredit atau mencarikan rute pesawat terbang yang terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Karakteristik SPT 
·         Jumlah data yang diproses sangat besar
·         Sumber data umumnya internal dan keluaran terutama dimaksudkan untuk pihak internal (meskipun bisa juga diperuntukkan bagi mitra kerja)
·         Pemrosesan informasi dilakukan secara teratur: harian, mingguan, dan sebagainya
·         Kapasitas penyimpan (basis data) besar
·         Kecepatan pemrosesan yang diperlukan tinggi karena volume yang besar

·         Umumnya memantau dan mengumpulkan data masa lalu
·         Masukan dan keluaran terstruktur. Mengingat data yang diproses cukup stabil, data diformat dalam suatu standar
·         Level kerincian yang tinggi mudah terlihat terutama pada masukan tetapi seringkali juga pada keluaran
·         Komputasi tidak rumit (menggunakan matematika sederhana atau operasi statistik)
·         Memerlukan kehandalan yang tinggi
·         Pemrosesan terhadap permintaan merupakan suatu keharusan. Pemakai dapat melakukan permintaan terhadap basis data


Pemrosesan HYBRID
n  Merupakan perpaduan antara pemrosesan batch dan online
n  Model seperti ini dijumpai pada beberapa sistem POS (Point-of-sale). Data dimasukkan seketika ke dalam komputer ketika transaksi terjadi, tetapi pemrosesan lebih lanjut (misalnya pemutakhiran ke sediaan) dilakukan pada waktu malam hari.
n  Model seperti ini juga sering dilakukan pada bank yang offline (belum tersedia layanan komunikasi ke pusat atau komunikasi sedang terputus).

Macam Laporan SIM
n  Laporan periodis adalah laporan yang dihasilkan dalam selang waktu tertentu seperti harian, mingguan, bulanan, kwartalan, dan sebagainya.
n  Laporan ikhtisar adalah laporan yang memberikan ringkasan terhadap sejumlah data/informasi.
n  Laporan perkecualian adalah laporan yang hanya muncul kalau terjadi keadaan yang tidak normal. Sebagai contoh, manajer pembelian mungkin memerlukan laporan pengiriman barang dari pemasok yang sudah terlambat satu minggu. Laporan ini hanya muncul kalau keadaan yang diminta terpenuhi.
n  Laporan perbandingan adalah laporan yang menunjukkan dua atau lebih himpunan informasi yang serupa dengan maksud untuk dibandingkan

Laporan SIM
Terkadang SIM juga menyediakan laporan yang yang tergolong sebagai demand (Ad Hoc) report, yaitu jenis laporan yang dapat diminta sewaktu-waktu dan pemakai dapat mengatur sendiri tataletak informasi yang diperlukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar