Selasa, 26 November 2013

Vairuz Sabila



Antena Yagi – Uda



logo.jpeg



Oleh:
VAIRUZ SABILA
13.230.0085




PROGRAM STUDI SISTEM INFORMATIKA
 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
STMIK WIDYA PRATAMA
2013
A.   Seputar antena Yagi - Uda
Antena adalah perangkat yang digunakan untuk mengirim dan menerima sinyal. Antena dibuat dengan berbagai bentuk sesuai dengan fungsi penerapannya. Salah satu jenis Antena yang kita bahas disini adalah Antena Yagi Uda
  Antena Yagi ditemukan oleh Profesor Hidetsugu ( 1886 – 1976 ) dan Assistantnya yang bernama Shintaro Uda ( 1896 – 1976 ) pada tahun 1925. Hidetsugu Yagi dilahirkan di Osaka, Japan pada tanggal 28 Januari 1886. Dia memperoleh Engineering Degree dari Tokyo Imperial University ( sekarang Tokyo University ) pada usia 24 tahun. Karirnya dimulai sebagai guru di Sendai Engineering High School. Setelah mengajar selama 4 tahun, Menteri Pendidikan Jepang saat itu, mengirimnya ke Eropa untuk belajar. Hidetsugu Yagi pergi ke German untuk belajat Resonant Transformer yang digunakan pada Transmitter. Dia bekerja bersama Heinrich Barkhausen yang sedang mempelajari Vacum Tube CW Oscillation. Karena pecah Perang Dunia I pada tahun 1914, Hidetsugu Yagi kemudian meninggalkan German dan pergi ke Inggris dan bekerja pada J.A Flemming di London. Flemming telah menemukan Vacuum Diode dan sudah digunakan sebagai Detector pada Radio. 2 tahun kemudian, Hidetsugu Yagi pergi ke Amerika untuk bekerja pada George W Pierce di Harvard University. Pierce adalah penemu Pierce Oscillator. Selama di Amerika, Hidetsugu Yagi bergabung dengan Institute of Radio Engineers ( IRE ), sekarang IEEE, sehingga dia bisa mengakses berbagai macam informasi. Sekembalinya ke Japan, Hidetsugu Yagi meneruskan karirnya sebagai Pengajar dan Peneliti. Dia memperoleh gelar Doctor pada tahun 1921
 Dalam penelitiannya, Hidetsugu Yagi dibantu oleh Team yang sangat excellent, diantaranya Shintaro Uda dan Kinjiro Okabe. Hidetsugu Yagi dan Shintaro Uda menemukan suatu antenna yang bisa memperbaiki arah pancaran antenna ( directivity ), yaitu dengan penambahan parasitic element pada antenna Dipole, berupa Reflector dan Director. Dengan penambahan parasitic element, maka forward gain akan meningkat tajam dan Front to Back Ratio juga meningkat. Dia kemudian mengajukan hak paten atas penemuannya di Japan pada 28 Desember 1925 dan di Amerika pada September 1926.
 Hak paten dari Japan diperoleh pada tahun 1926 dan dari Amerika diperoleh pada 24 Mei 1932. Sejak itu, antena Yagi-Uda digunakan secara komersial mulai tahun 1933. Profesor Hidetsugu Yagi juga mempunyai call sign yaitu J7AA dan merupakan anggota JARL ( Japan Amateur Radio Leaque )
Antena Yagi atau juga dikenal antena Yagi-Uda digunakan secara luas dan merupakan salah satu antena dengan desain paling sukses atau banyak digunakan untuk aplikasi RF direktif. Antena Yagi-Uda adalah nama lengkapnya, pada umumnya dikenal dengan sebutan Yagi atau antena Yagi.
Antena Yagi digunakan untuk menerima atau mengirim sinyal radio. Antena ini dulu banyak digunakan pada Perang Dunia ke 2 karena antena ini amat mudah dibuat dan tidak terlalu ribet. Antena Yagi adalah antena direktional, artinya dia hanya dapat mengambil atau menerima sinyal pada satu arah (yaitu depan), oleh karena itu antena ini berbeda dengan antena dipole standar yang dapat mengambil sinyal sama baiknya dalam setiap arah. Antena dipole adalah antena paling sederhana, dia hanya menggunakan satu elemen tunggal. Antena Yagi biasanya memiliki Gain sekitar 3 – 20 dB.



B.     Cara Kerja
Antena Yagi digunakan untuk menerima atau mengirim sinyal radio. Antena Yagi adalah antena direktional, artinya dia hanya dapat mengambil atau menerima sinyal pada satu arah (yaitu depan).
Antena Yagi biasanya memiliki Gain sekitar 3 – 20 dB.
Bentuk Antena Yagi Uda
C.    Elemen Penyusun Antena Yagi Uda
Antena Yagi Uda disusun dengan beberapa elemen atau bagian. Elemen Antena Yagi Uda terdiri dari :
·         Driven
·         Reflector
·         Director
·         Boom
·         Driven adalah titik catu dari kabel antenna, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang (0,5 λ) dari frekuensi radio yang dipancarkan atau diterima.
·         Reflektor adalah bagian belakang antenna yang berfungsi sebagai pemantul sinyal,dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven. panjang biasanya adalah 0,55 λ (panjang gelombang).
·         Director adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven. Penambahan batang director akan menambah gain antena, namun akan membuat pola pengarahan antena menjadi lebih sempit. Semakin banyak jumlah director, maka semakin sempit arahnya.
·         Boom adalah bagian ditempatkanya driven, reflektor, dan direktor. Boom berbentuk sebatang logam atau kayu yang panjangnya sepanjang antena itu. Antena Yagi, juga memiliki spasi (jarak) antara elemen. Jaraknya umumnya sama, yaitu 0.1 λ dari frekuensi.

D.    Pola Radiasi Antena Yagi Uda
Antena mempunyai karakteristik tersendiri yang disebut Pola Radiasi. Pola Radiasi antena yagi adalah 'Direksional'. Artinya perambatan sinyal dari antena ini hanya terletak pada satu arah garis lurus. Jika terjadi kemiringan sudut dari antena pemancar atau sumber sinyal, maka sinyal yang terjadi akan menjadi kurang bagus. Pola radiasi direksional Antena Yagi Uda digambarkan sebagai berikut :
E.     Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan
    Penguatan dapat kita atur sesuai kebutuhan
·         Menggunakan prinsip antena direksional
·         Bisa digunakan pada frekuensi tinggi

Kekurangan
·         Bahan untuk merangkai cukup banyak
·         Pembuatan dan perhitungan relatif sulit

F.     Implementasi/Penerapan
Antena Yagi Uda diterapkan diberbagai kebutuhan. di Indonesia Antena Yagi Uda sangat banyak digunakan untuk antena televisi. Masyarakat Indonesia lebih kenal dengan istilah PF Goceng sob,. hehe.
Selain itu Antena Yagi Uda juga bisa digunakan sebagai antena radio dan antena penguat sinyal Wi-Fi.





G.    KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat kami ambil dari pembuatan makalah ini adalah :
                                 ·            Antena Yagi digunakan di 3 kelas frekuensi : UHF, VHF dan HF
                                 ·            Elemen antenna Yagi terdiri dari Director, Reflector dan Driven
                                 ·            Pembuatan antenna Yagi yang kami rancang untuk aplikasi televisi dan bekerja dalam frekuensi 680 MHz (UHF)


DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar